GHP
Ulkus Mulut (Aptosa)
September 25, 2024

Deskripsi
Mouth ulcer atau ulkus mulut atau dikenal dengan nama sariawan merupakan suatu peradangan pada lapisan dalam mulut yang ditandai dengan adanya luka mulut yang terasa nyeri. Sariawan dapat terjadi oleh banyak sebab seperti kecelakaan saat makan (contohnya bibir tergigit), kekurangan vitamin, hingga akibat keganasan/kanker. Namun, kasus yang terjadi lebih banyak adalah kasus yang tidak parah dan dapat sembuh sendiri tetapi dapat mengganggu kualitas hidup penderita itu sendiri.
Terdapat banyak manifestasi dari sariawan ini mulai dari yang ringan hingga berat dan bahaya.
- Recurrent aphthous stomatitis (aphthae, canker sores) yaitu sariawan yang umumnya berbentuk bulat yang terjadi berulang di area lapisan dalam mulut (bibir dalam, pipi dalam,bawah lidah).
- Malignant ulcers yaitu luka mulut yang mengarah ke kanker.
- Mouth ulcers in systemic disease yaitu luka mulut yang terjadi pada pasien dengan penyakit sistemik (penyakit yang mengenai atau bersangkutan dengan banyak organ tubuh lainnya di dalam tubuh).
- Drug induced mouth ulcers yaitu luka mulut yang diakibatkan oleh obat-obatan.
Gejala
Penderita penyakit ini akan mengeluhkan:
- Luka di area dinding dalam mulut (bagian bibir dalam, pipi dalam, bawah lidah) berbentuk bulat, berwarna merah,
- Nyeri mulut seperti kesemutan, terbakar atau terasa kasar dan nyeri bertambah saat makan terutama makanan yang pedas atau asam atau saat menyikat gigi yang terasa konstan/menetap sepanjang hari
- Terjadi kurang dari 2 minggu
Ukuran luka dapat bervariasi mulai dari kurang dari 1 cm hingga lebih dari 1 cm. Keluhan tidak disertai dengan demam ataupun bengkak bibir maupun gusi.
Penyebab
Penyebab penyakit ini tidak diketahui secara pasti tetapi faktor-faktor berikut ini diyakini dapat memicu terjadinya penyakit ini, yaitu trauma lokal (seperti tergigit), stres, dan anemia. Kondisi lainnya seperti penyakit Crohn, kolitis ulseratif, dan penyakit malabsorpsi (penyakit celiac) juga dikaitkan aphthous mulut.
Siapa saja yang berisiko?
Penyakit ini sudah bisa menyerang orang-orang dari usia remaja dan perempuan merupakan penderita sariawan tersering dibandingkan laki-laki. Kejadian ini sering terjadi seiring dengan cara makan masyarakat yang tergesa-gesa. Tidak jarang bahwa kejadian ini dapat berulang. Selain itu, kejadian ini lebih banyak terjadi pada negara berkembang.
Diagnosis
Diagnosis ulkus mulut dapat ditegakkan berdasarkan riwayat medis dan temuan klinisnya. Namun, untuk mengetahui penyebab dari ulkus mulut berulang, dokter dapat melakukan serangkaian pemeriksaan tambahan untuk menunjang diagnosis seperti laboratorium darah lengkap, kadar asam folat darah, dan kadar serum feritin dan vitamin B12.
Pengobatan
Tidak ada terapi khusus untuk penyakit ini. Terapi utama penyakit ini hanya dengan menjaga luka agar tetap bersih dan tidak terkontaminasi dengan cara tetap menjaga kebersihan mulut dengan baik. Selain itu, terapi tambahan yang dapat diberikan berfungsi untuk mengontrol intensitas nyeri dengan pemberian obat antinyeri.
Pencegahan
Untuk mencegah terjadinya penyakit ini cukup sederhana, yaitu:
- Makan dengan hati-hati dan tidak tergesa-gesa
- Makan-makanan yang mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral lainnya dalam proporsi yang seimbang
- Hindari makan-makanan yang dapat memicu terjadinya luka mulut seperti makanan yang pedas, terlalu keras, hingga alkohol.
- Tetap menjaga kebersihan mulut dengan baik dengan cara rajin sikat gigi dan berkumur
Kapan harus mencari bantuan dokter?
Ulkus mulut ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu beberapa minggu. Jika Anda mengalami gejala seperti di bawah ini, segeralah mencari bantuan.
- Luka dan nyeri mulut yang lama (lebh dari 2 minggu)
- Luka semakin membesar dan melebar
- Luka mulut yang disertai dengan adanya luka lain di area tubuh dan pembesaran leher