Bedah Umum
Luka
September 25, 2024

Luka merupakan kerusakan kontinuitas jaringan pada kulit yang semula normal menjadi tidak normal sehingga dapat mengakibatkan gangguan bagi penderitanya.
Penyebab
- Trauma Mekanis
- Trauma Termis
- Trauma Elektris
- Trauma Kimia
Klasifikasi
Berdasarkan mekanisme terjadinya luka:
- Luka Tertutup
- Luka Trauma (Vulnus Traumaticum)
- Luka Memar (Vulnus Contusum)
- Luka Terbuka
- Luka Lecet (Vulnus Excoriatio)
- Luka Tembak (Vulnus Sclopetorum)
- Luka Potong (Vulnus Caesum)
- Luka Tusuk (Vulnus Punctum)
- Luka Sayat (Vulnus Scissum/Incisivum)
- Luka Gigit (Vulnus Morsum)
- Luka Robek (Vulnus Laceratum)
Tanda-tanda
- Rasa Nyeri
- Perdarahan
Perawatan Luka
- Cuci tangan Anda secara menyeluruh menggunakan sabun dan air mengalir. Bilas tangan dan keringkan sepenuhnya. Kenakan sarung tangan pelindung sekali pakai. Selalu ikuti proses ini sebelum memberikan pertolongan pertama agar tidak terjadi infeksi.
- Gunakan air jernih mengalir dengan tekanan sedang untuk membilas luka. Mencuci luka akan menghilangkan sebanyak mungkin kotoran dan bakteri sehingga membantu mengurangi risiko infeksi. Bersihkan juga area sekitar luka dengan sabun dan lap. Jika setelah dicuci masih ada kotoran atau kotoran yang tersisa, gunakan pinset steril untuk menghilangkan partikel tersebut.
- Perban luka dengan pembalut steril. Tujuan utamanya adalah untuk menyediakan lingkungan yang cukup steril agar penyembuhan luka dapat terjadi, dan untuk membantu mengurangi risiko infeksi. Perban ini membantu mengendalikan pendarahan dan menyerap nanah atau cairan yang mungkin merembes dari luka Perban dipasang di atas bantalan dan dapat digunakan untuk kompresi guna mengurangi pendarahan, dan untuk menjaga bantalan tetap di tempatnya.
- Gantilah perban secara teratur minimal satu kali sehari atau bila perban kotor atau basah. Khusus untuk kulit sensitif gunakan dressing hypoallergenic. Setelah luka sudah cukup sembuh, luka dapat dibiarkan terbuka karena paparan udara akan membantu mempercepat penyembuhan luka.
- Jika luka Anda tidak kunjung membaik, segeralah ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.