Penyakit

Gangguan Afektif

September 21, 2024

Gangguan Afektif

Gangguan Afektif adalah gangguan mood atau perasaan dimana penderita mengalami kondisi emosional yang tidak normal.

Tipe

  1. Depresi

Depresi merupakan perasaan sedih atau putus asa yang berlebihan dan berlangsung lama.

  1. Bipolar

Bipolar merupakan suatu kondisi dimana pasien mengalami perubahan mood atau perasaan yang ekstrim dalam periode waktu tertentu

Gejala

Gejala dari gangguan afektif berbeda sesuai dengan tipenya.

  • Gejala depresi: sedih yang berkepanjangan, gelisah atau cemas, mudah lelah dan tidak bertenaga, kurangnya ketertarikan pada aktivitas normal, perubahan pada kebiasaan makan dan tidur, susah berkonsentrasi, merasa bersalah, merasa tidak berguna, ada keinginan untuk bunuh diri.
  • Bipolar

Selama episode depresi, penderita bipolar akan menunjukkan gejala depresi seperti yang telah disebutkan di atas. Setelah episode depresi biasanya akan terdapat episode normal dimana seorang bipolar berada pada suasana perasaan yang normal. Kemudian penderita bipolar akan mengalami episode mania.

Gejala mania meliputi: Berkurangnya kebutuhan tidur, kepercayaan diri yang meningkat pesat, mudah tersinggung atau mudah marah, melakukan penyerangan, berperilaku impulsif, berpakaian yang mencolok, berbelanja berlebihan terutama membeli sesuatu yang tidak digunakan, suka membagikan hadiah dan pada kondisi tertentu dapat mengalami halusinasi. 

Siapa saja yang berisiko?

Beberapa hal berikut dapat meningkatkan kemungkinan seseorang untuk mengalami gangguan afektif:

  • tinggal di negara dengan pendapatan tinggi
  • berpisah atau bercerai dengan pasangan
  • pengalaman masa kecil yang tidak menyenangkan dan berulang seperti perundungan.
  • memiliki keluarga dengan gangguan afektif

Penyebab

Neurotransmitter atau bahan kimia otak memainkan peran utama dalam mempengaruhi suasana hati. Gangguan afektif dapat terjadi  jika neurotransmitter  tidak seimbang dalam beberapa hal, atau tidak memberi sinyal dengan baik ke otak. 

Peristiwa kehidupan juga dapat memicu gangguan afektif. Peristiwa traumatis atau kehilangan seseorang dapat menyebabkan depresi atau gangguan afektif lainnya. Penggunaan alkohol dan obat-obatan juga merupakan faktor risiko.

Faktor genetik atau keturunan juga memiliki peranan. Jika salah satu anggota keluarga mengalami gangguan kesehatan jiwa, maka seseorang  beresiko lebih besar terkena penyakit tersebut.

Diagnosis

Untuk mendiagnosis gangguan afektif, dokter perlu melakukan wawancara dengan penderita kemudian mengkonfirmasi jawaban dari pertanyaan tersebut kepada keluarga penderita atau yang mengantar. Kemudian hasil dari tanya jawab akan disesuaikan dengan kriteria-kriteria tertentu sehingga diagnosis penderita dapat ditentukan sesuai dengan tipe gangguan afektif yang dialami.

Pengobatan

Pengobatan gangguan afektif dilaksanakan sesuai dengan tipenya dan difasilitasi oleh dokter spesialis jiwa. Gangguan afektif bersifat kronis (dalam waktu yang lama) dan memerlukan pengobatan yang tepat. Pengobatan psikoterapi (terapi bicara dengan dokter atau orang terlatih) dan farmakologis (menggunakan obat) kedua metode ini biasanya akan digabungkan agar proses penyembuhan pasien lebih optimal.

Depresi

Psikoterapi yang dapat digunakan dalam penanganan depresi pada orang dewasa antara lain:

  • Behavioral therapy: terapi yang fokus pada perubahan sikap/perilaku, pikiran, dan perasaan negatif. Beberapa kondisi tersebut dapat berdampak pada perilaku membahayakan diri.
  • Cognitive, Cognitive-behavioral, mindfulness-based cognitive-therapy: membantu mengenali pikiran-pikiran yang tidak baik dan mempelajari  bahwa pikiran-pikiran ini bukanlah fakta dan membuka wawasan agar pasien berpikir positif.
  • Interpersonal psychotherapy: terapi untuk mengatasi gangguan kesehatan mental yang dilakukan dengan cara menyelesaikan masalah interpersonal, memperbaiki fungsi sosial, dan gejala kejiwaan. Diharapkan metode ini akan dapat mengobati gangguan kepribadian yang mengganggu penderita.
  • Psychodynamic therapies: bentuk terapi bicara mendalam menurut teori dan prinsip psikoanalitik (metode untuk memahami kekuatan bawah sadar yang lebih berperan dalam pengontrolan pikiran, emosi, dan perilaku).
  • Supportive therapy: terapi pendukung
  • Dokter spesialis jiwa juga dapat meresepkan obat antidepresan generasi kedua seperti obat golongan SSRI (Sertraline, fluoxetine dll).

Bipolar

Penanganan utama pada bipolar terdiri dari penggunaan obat-obatan, psikoterapi untuk mengontrol gejala serta kelompok edukasi dan dukungan. Beberapa jenis obat yang digunakan adalah:

  • Mood stabilizer : obat untuk menstabilkan episode mania
  • antipsikotik: obat yang akan digunakan saat obat lain belum cukup untuk menstabilkan
  • antidepresan: untuk mengatasi gejala pada episode depresi
  • anti cemas: untuk mengatasi gejala cemas dan memperbaiki tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *